Loading...

Kematian

Tugas manusia hidup didunia adalah menyiapkan diri untuk menghadap Allah SWT dengan khusnul khotimah, namun kebanyakan manusia justru terbal...

Tugas manusia hidup didunia adalah menyiapkan diri untuk menghadap Allah SWT dengan khusnul khotimah, namun kebanyakan manusia justru terbalik mereka hidup didunia hanya untuk menyiapkan diri untuk kehidupan dunianya.

Kematian merupakan kewajiban bagi tiap makhluk yang bernyawa, sehingga sudah sepantasnya setiap orang menyiapkan diri menghadapi kematiannya.

Kematian adalah lepasnya ruh dari jasad manusia. Lepasnya ruh yang bersifat jasmaniah terdiri dari 2, yaitu:
Pertama karena penyakit yang dapat mengakibatkan disfungsi organ tubuh secara perlahan /bertahap, sehingga penyakit adalah merupakan sebagian dari tanda Kematian.
Kedua karena kecelakaan yang dapat mengakibatkan disfungsi organ tubuh secara mendadak / bersamaan.

Proses Kematian secara jasmaniah tidak berpengaruh terhadap Kematian secara khusnul khotimah atau syu'ul khotimah.  Orang yang sakit belum tentu mati, orang yang sehat belum tentu hidup, penyakit lebih disebabkan oleh gaya hidupnya.

Lepasnya ruh yang bersifat ROHANI, ruh yang bersifat ruhani lepas dari jasad manusia setelah ruh yang bersifat jasmani lepas dari jasadnya.

Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,
dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?",
(Al Qiyama (75): 26-27).


Metode Kematian, su'ul khotimah dan khusnul khotimah.
Su'ul khotimah, merupakan methode Kematian dengan akhir hidup yang buruk, dengan membawa dosa lebih besar dari pahala yang diperoleh,  ini adalah Kematian orang orang yang mendustakan ayat ayat Allah dan orang yang sesat.  Mereka adalah orang orang kafir, musyrik, mulhidin, munafik, dzolim dan fasik.


Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,
maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,
dan dibakar di dalam jahannam.
(Al Waqiah (56): 92-94).


Husnul Khotimah, merupakan methode Kematian yang baik, yang diperoleh oleh para muqorrobin dimana jumlah pahala yang diperoleh lebih besar dari dosa yang didapat.  Mereka adalah kelompok orang orang yang bertakwa yaitu para Nabi, shidiqien, syuhada dan sholihin.


adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan.
(Al Waqiah (56): 88-89).

Untuk dapat menjadi Husnul Khotimah sudah sepantasnya manusia berusaha semaksimal mungkin dalam hidupnya untuk mengabdikan diri kepada Allah Swt, tidak diperbudak dunia dan anaknya.

Cara Kematian :
Kematian orang orang yang dzalim :


Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: "Telah diwahyukan kepada saya", padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: "Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah". Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu" Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.
(Al An'aam (6): 93)

Kematian orang orang yang kafir :

Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri).
(Al Anfal (8): 50)

Kematian orang-orang yang bertakwa :

(yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Salaamun'alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan".
 (An Nahl (16): 32), para malaikat menyambutnya dengan berkata, "Salaamun'alaikum, masuklah ke dalam surga dengan apa apa yang telah engkau perbuat.

Setiap manusia hendaknya dapat mempertahankan ketauhidannya sampai dengan ajal menjemputnya sehingga kita dimatikan oleh Allah SWT sebagai orang orang yang bertakwa kepada Allah SWT. Aamiin Yaa Rabb...



________________________________
Taujih I'tikaf di Masjid Salahuddin KPDJP
Bersama Ust.Abu Aqila
Dakwah 5699151353312556770

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Populer 7 Hari Terakhir

Random Posts

@salahuddinDJP

Kunjungan