Loading...

Tak Cukup Ketundukan

Dulu. Aku tak bisa menjawab mengapa pengajian marak dan korupsi juga marak. Mengapa peribadatan tak menghentikan kemaksiatan. Mengapa marak...

Dulu.
Aku tak bisa menjawab mengapa pengajian marak dan korupsi juga marak. Mengapa peribadatan tak menghentikan kemaksiatan. Mengapa maraknya simbol islami seperti tak bisa menahan persoalan yang terus muncul dalam varian yang makin beragam.

Dulu.

Sekarang, aku mulai berani menjawab. Tak yakin benar. Tapi mulai berani menjawab.

Karena tak cukup ketundukan.

Memang jidat menghitam, tapi kepalanya dipenuhi kecurigaan. Tak mudah menerima. Tak mudah bersama. Dan jangan sekali-kali menyela mau kita. Kita bisa marah dan kecewa.

Memang jilbab. Menjulur menebar pesona. Tapi jangan minta lebih darinya. Tidak juga lisannya. Tidak juga tangannya. Juga akhlaknya. Juga pembelaannya.

Tak cukup ketundukkan.

Memang ke masjid tapi tak hatinya tak sujud. Memang jenggotnya menjuntai ke bawah tapi hatinya mendongak ke atas. Memang berjubah tapi sikapnya tak bisa diubah. Memang dzikirnya panjang teratur tapi otaknya tak mudah diatur. Memang menjadi makmum tapi tak mudah memaklumi.

Lalu bangga berbalas sombong. Bangga dengan penampakan dan penampilan ala sana berbalas kesombongan ala nusantara.

Tak cukup ketundukan. Islam adalah ketundukan dengan segenap jiwa dan raga. Gagasan juga selera, personal juga negara.

Tak cukup ketundukan. Hadir di masjid dengan tak cukup ketundukan. Hadir di pengajian dengan tak cukup ketundukan. Mengelompok dengan tak cukup ketundukan. Santunan dan bantuan dengan tak cukup ketundukan. Dzikir dan shalawat dengan tak cukup ketundukan. Bacaan merdu dan panjang dengan tak cukup ketundukan. Menghitung-hitung lailatul qodar dengan tak cukup ketundukan. Ziarah Makkah dengan tak cukup ketundukan.

Tak cukup ketundukan.

Keras dan mudah tersinggung. Marah dan mudah bercerai. Harga diri dan tak cukup punya ketundukan.

Tak cukup ketundukan.





______________________________________________________
Eko Novianto Nugroho
Direktorat Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan
Hikmah 4873958070585198999

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Populer 7 Hari Terakhir

Random Posts

@salahuddinDJP

Kunjungan