Loading...

Abah Abdurrahman

Namanya abdurrahman. laki-laki berumur sekitar 70 tahunan ini masih keturunan India, kami biasa memanggilnya dengan sebutan abah. Abah adal...

Namanya abdurrahman. laki-laki berumur sekitar 70 tahunan ini masih keturunan India, kami biasa memanggilnya dengan sebutan abah. Abah adalah tipikal laki-laki berumur dengan semangat anak muda, badannya masih tergolong sehat dan bugar. memang faktor usia tidak bisa berbohong, meski semangatnya besar, abah juga sering sakit. dan untuk mengetahui kapan kondisi abah sedang tidak baik mudah sekali. kami yang sering berinteraksi dengan beliau sudah terbiasa, ketika abah tidak ada di masjid, maka saat itulah kemungkinan kondisi kesehatan abah sedang tidak baik.

Seperti yang terjadi pada Isya’ tadi malam ada sesuatu yang berbeda, ternyata dalam barisan terdepan shaff kali ini ada jama’ah yang shalat sambil duduk. sebelum imam mengangkat takbir, mata ini sempat melirik siapa gerangan yang shalat sambil duduk, owh….. ternyata abah. tampaknya, abah (kembali) dalam kondisi yang kurang sehat, masih 2 hari yang lalu beliau shalat dalam keadaan berdiri tegak, kemudian selang satu hari. dan malam ini ternyata beliau shalat dalam keadaan duduk.

Perkenalkan, namanya abah. Semangat yang pantas ditiru adalah beliau selalu shalat berjamaah di masjid. datang tepat waktu, sebelum adzan dikumandangkan. Paling telat adalah saat adzan belum selesai dikumandangkan beliau sudah berada di masjid. Semua kondisi yang terkadang menjadi pembenaran untuk tidak berjama’ah di masjid tidak berlaku bagi abah. Abah akan berangkat dengan payung tatkala hujan, abah akan berangkat diantar dengan becak tatkala kakinya sedang tidak sanggup melangkah, beliau akan shalat dalam kondisi duduk tatkala kakinya sedang tidak sanggup menopang tubuh. ketika ditanya kenapa abah ngotot sekali ke masjid’?, abah hanya menjawab, ‘karena abah mendengar adzan berkumandang”.

Ketika orang-orang sedang membahas masalah silaturahim, abah adalah orang pertama yang datang tatkala mendengar jama’ah majid ada yang sakit. tidak berbeda, baik itu anak muda ataupun orang dewasa. Pernah suatu ketika ada jama’ah yang sedang terbaring sakit di rumah tatkala hari iedul fitri. Abah mendengar berita itu. tatkala selesai shalat iedul fitri, abah mengajak jama’ah masjid untuk berkunjung ke rumah yang sedang sakit bersilaturahim, menguatkan, serta mendo’akan kesembuhannya.

Namanya abah, perkenalkan. Abah adalah tipikal orangtua yang bisa bersahabat dengan anak muda sekalipun. bagi kami, abah adalah tipikal orangtua, sahabat, dan teman seumur. beliau mengajarkan tapi tidak menggurui, abah lebih banyak mengajarkan sesuatu dengan contoh perbuatan langsung. pernah dalam suatu kumpul kumpul setelah shalat subuh, abah memberikan nasehat singkatnya kepada kami, para pemuda. Abah merasa perlu menjelaskan dan berbagi ilmu mengenai bab tharahah.

Abah membahas hal ini dikarenakan risih dan tidak sukanya beliau ketika melihat seorang pemuda yang buang air kecil di pinggir jalan atau belakang pohon dengan cara berdiri. Yang ditekankan oleh abah adalah adab buang air kecil yang dilakukan oleh kebanyakan pemuda sekarang. Abah menekankan pentingnya adab dalam melakukan hal ini. 
”yang pertama, hal seperti itu harus dilakukan di ruangan atau tempat yang tertutup, minimal tidak ada yang bisa melihat kita dengan jelas lalu yang kedua, sebaiknya hal tersebut dilakukan dengan cara tidak berdiri (jongkok)”. 

Lain kesempatan, abah juga pernah mengumpulkan pemuda sehabis shalat. Beliau menegur salah seorang dari mereka dikarenakan ketika shalat memakai kaos yang bergambar dan bertuliskan di bagian belakangnya.
Beliau mengatakan, ”sebaiknya menghadap Allah (shalat) itu dengan menggunakan pakaian terbagus yang kalian miliki, bagus disini bukan berarti kalian harus memakai baju baru ataupun mahal. kalian cukup menggunakan baju yang bersih dan suci”. 
Perihal kalian memakai kaos yang bergambar dan bertuliskan sesuatu sebaiknya jangan dipakai di waktu shalat. karena hal ini dapat membuat seseorang (jama’ah lain) lalai atau tidak khusyu’ dalam shalatnya. Hal ini dikarenakan secara tidak sengaja bisa saja jama’ah yang berada di belakang kalian membaca atau melihat gambar di kaos yang kalian pakai.

namanya abdurrahman, kami biasa memanggilnya abah
***
teruntuk abah, semoga selalu diberi kesehatan dan kekuatan, amin



__________________________
Tri Putra
KPP Pratama Prabumulih




Tri Putra 3105242814712122740

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Populer 7 Hari Terakhir

Random Posts

@salahuddinDJP

Kunjungan