Loading...

Detektif “Parto Bond” Membantu Mengungkap Kasus Pengelapan Pajak

(Cerita Fiksi) Di Metropolis Surabaya Kota Panas namun Ramah terdapatlah seorang berprofesi Akuntan namun sering menjadi detektif  bagi...

(Cerita Fiksi)

Di Metropolis Surabaya Kota Panas namun Ramah terdapatlah seorang berprofesi Akuntan namun sering menjadi detektif  bagi orang-orang di sekitar wilayah Kawasan elit di Surabaya sebutannya singkat Parto Bond, begitulah orang-orang mengenalnya. Hilir mudik para ahli keuangan mencari solusi permasalahan kebangkrutan sampai persaingan usahanya. Bagi yang logis langkah ini sering dilakukan para pengusaha agar tau inti permasalahnya dari pada mencari solusi pada Mbah Dukun yang ga logis bahkan makin membuat runyam. Sering juga Petugas negarapun meminta advise masalah yang berkaitan dengan tugas-tugasnya kalau sudah buntu dan dead lock banget.

Kali ini Andri teman semasa Sekolah Menengah Atas (SMA) nya dulu di Kota Malang tepatnya di komplek SMA Tugu Malang bertemu di kantornya. Tanpa direncana dan tak terduga Andri sowan ke Kantor Parto and Partners, bertemulah mereka. Andri langsung pada inti poin yaitu mengenai pekerjaannya sebagai Supervisor Fungsional Pemeriksa di Kantor Pelayanan Pajak yang mana ada masalah mengenai pengungkapan penggelapan Pajak atas nama Mr. X seorang pemain sepak bola terkenal yang kini bermain di Liga Profesional di Malaysia yang dulunya sering bermain di beberapa club Serie – B Liga Italia yang dicurigai melakukan penggelapan pajak. Semua telah dilakukan baik memeriksa pembukuan keuangan, laporan Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPT) , Surat Teguran dan lain-lain. Semua terlihat rapi bahkan dipenuhi semua kewajibannya. Namun banyak sekali laporan masyarakat dan kecurigaan petugas akan penghasilan yang didapati Mr. X ini. Untuk mengungkapkan semua problem ini Andri menceritakanlah panjang lebar . Segala cara sudah dilakukan secara prosedural namun hasilnya secara naluri petugas yang sudah lama memiliki jam terbang tinggi sangatlah tidak memuaskan bagi Andri.

“ Andri tolong ceritakan dengan jelas di sisi mana penggelapan pajak menurutmu? “ tanya Parto tegas namun lirih sembari memegang pensil ditangan. 

“Begini Bro, logika antara pajak yang dibayar dengan kontrak Mr. X sebagai pemain profesional di Malaysia dan pendapatan iklan dan lain-lain kok tak sebanding! Belum lagi harta-hartanya kok sering dimuat di Media Malaysia”

Mr. Parto hanya melipat dahinya sembari memandang kedepan tanda berpikir dan berintiusi. “ Apakah dia tidak membayar pajaknya di Malaysia Ndri? “,tanyanya. Berdasarkan laporan di data-data yang ada semua sudah fix terbukukan, hanya melihat Property dan harta-harta pribadinya kayaknya tak sebanding.”

“Okay, bro kalau begitu aku mencoba menyelidiki kasus mr.x ini, kamu tunggu jawabannya dan data-data darimu tolong sampaikan ya ke email ini yang aku tulis”

“Ya, siaap..aku tunggu .” Jawab Andri.

Keesekon harinya Parto mulailah bersama tim melakukan investigasi data dan menggali profile data-data Mr.x sebagai pemain sepak bola handal yang memang lagi naik daun saat ini yang sudah kesohor di negeri Jiran. Bersama timnya langkah awal adalah melakukan analisis dan browsing data-data di media sosial dan melakukan penyidakan di tempat bekerja, juga tak lupa diam-diam melakukan pendekatan dengan orang-orang dekat Mr. X termasuk pada keluarga terdekat calon terdekteksi.

Tim 1 ditugaskan Alexander sebagai tim investigasi ke kawan-kawan Mr. X dan keluarga, karena penampilan Alex begitu panggilannya cocok masuk kelingkungan jet set bahkan terlihat keren kalau bernampilan kayak Jim Carrey

Tim 2 ditugaskanlah Miftah sosok yang kalem dan terlihat agamis yang cocok melakukan pendekatan kanan kiri untuk menggali informasi di lapangan.

Tim 3 ditugaskanlah Rony sebagai bagian tim Teknologi Informasi untuk menggali informasi media sosial dan informasi tentang Mr. X. Rony mantan Hacker yang memang jagoan dalam mencari informasi “jerohan” keuangan.


Parto menugaskan sembari menggali mempelajari data-data yang ada dan tentunya dia melakukan hal-hal yang tak lazim dilakukan. Alex mulailah bergerak ke keluarga Mr. X dengan menyaru menjadi salesman property dan mobil mewah. Alex sangatlah lihai bersama timnya menugaskan anggotanya menyamar sebagai Sales Promotion Girl (SPG) produk-produk mewah di istri Mr.X dan Alex sendiri yang melakukan pendekatan pada Mr.X di Malaysia melalui manager pribadinya Mr.X, semua dilakukan begitu rapi. Gaya bicara dan cara bicara yang meyakinkan membuat Alex dan Mr. X begitu akrab apalagi Mr.X begitu kangen suasana Indonesia apalagi mereka sama-sama “Arek Suroboyo” yang kocak sehingga sering keluar joke yang mereka sendiri memahaminya. Alex sering diajak di villa pribadi Mr. X di Malaysia, bahkan sering diajak ke Selangor, Kelantan dan Kuala Lumpur untuk menemani. Pada suatu waktu interview pada saat mereka santai Mr.X iseng menanyakan. “ Bro apa saja sih aset kamu yang sudah terbeli?” nyerocoslah si Mr. X yang muda namun masih lugu.Disebutlah appartemen di Singapura dan koleksi mobil Sport yang digunakannya di Malaysia. Juga beberapa tabungannya di Singapura bahkan simpanan logam mulianya. Alex tak lupa meng “ON” kan perekam sebagai bagian laporan pada Big Bos Parto Bond.

Miftah tak kalah lihai, mengenduslah naluri Detektifnya dia telusuri keluarga dekat calon terdeteksi di Kota-kota sekitarnya. Sasaran pertama adalah ibu kandung, ibu mertua dan keluarga korban yang tinggal di Kota Surabaya, Jakarta, Bandung, Gresik dan Pasuruan. Dari hasil penelusurannya didapat data-data langsung dari keluarga terdekat bahwa Mr. X memiliki aset tanah ladang, sawah, dan beberapa rumah yang disewakan namun atas nama keluarga dan kerabat dekatnya. Miftah berusaha juga menelusuri gaya hidup dan Pengeluaran Keluarga Mr.X tiap bulannya berdasarkan pengeluaran aset, pengeluaran pada usaha dan pengeluaran rutin. Dan memang luar biasa pengeluarannya menunjukkan angka diatas laporan penghasilannya di SPT tahunan. Hasil penelusurannya terecord berupa rekaman suara dan video, foto juga hasil wawancara terperinci dengan pihak terdekatnya.

Misi inipun tidak mudah dilakukan karena memang diperlukan alat penyadap dan pengamatan pergerakan terdeteksi dengan benar. Dan hal ini ga akan mungkin dapat dilakukan tanpa dengan bekerja 24 jam.  Ibarat mission Imposible sasarannya adalah terungkapnya data-data tentang Mr.X dan hasilnyapun harus profesional dan akurat.

Ronipun berusaha membedah data-data akun pribadi Mr.x dengan melakukan kontak dengan rekan-rekan Informasi Teknologi (IT) yang mempunyai konsen yang sama di komunitasnya seperti Off Shore Leaks dan International Consortium of Investigative Journalists ( ICIJ ). Semua data tentang profil Mr. X terekam baik dan didapatkan dengan baik.

Berdasarkan data-data hasil investigasi tim, maka Parto Bond melakukan pembahasan bersama dan didapatkan beberapa hal data yang perlu digali lebih dalam sehingga dapat ditarik benang merah.
Dari data yang ada dapat dipisahkan Penghasilan murni dari kontrak bermain bola dan bonus dari club, penghasilan iklan dan yang tidak terdeteksi dengan baik adalah penghasilan dari goodwill atas penggunaan bisnis atas nama Mr. X yang lagi digandrungi generasi Bola Asia Tenggara saat ini.

Pengeluaran riil yang besar menunjukkan indikasi awal bahwa Mr. X memiliki penghasilan untuk menutupi aset yang dimilikinya. Untuk itu perlu dilakukan validasi kembali dengan data-data yang ada di Kantor Pelayanan Pajak.

Misi ini dilakukan sangat Rahasia agar Wajib Pajak tidak menyiapkan langkah tandingan untuk menutupi hal-hal yang selama ini ditutupinya.

Hasil kesimpulan disampaikanlah kepada Andri, “ Ndri, data udah siap niiih nanti kamu telpon gua lagi yaa? Siaap Bos, jawab Andri kayak Tentara”.

Bertemulah Andri ke Kantor Parto Bond and Partners dan disampaikanlah semua data temuan yang bisa dilakukan tindak lanjut kembali oleh Andri dan tim sebagai pemeriksa di Kantor Pelayanan Pajak.

“ Parto, ini hasilnya aku bawa ke tempat kerjaku, nanti aku laporkan hasilnya kepada pimpinan agar dapat dilakukan tindak lanjut ke depannya. “

“Okay, komunikasi jalan terus bro. Kendala dan lain-lain nanti undang kami jika diperlukan, ujar Parto”

Sesampainya di kantor, Andri dan ketua tim pemeriksa melakukan pembahasan dan mempelajari berkas sebelum bertemu dengan Kepala Kantor

Data data dilakukan bedah kasus dengan mengundang Parto Bond dan tim untuk bertukar pikiran dan berdiskusi mengenai hal-hal yang tidak terjangkau oleh Petugas Pajak.

Andri sebagai supervisor melaporkan hasil tersebut kepada kepala Kantor, dan disepakati untuk melakukan penerusan dengan KaKanwil dengan melakukan kerjasama lintas Kanwil mengingat aset, usaha dan harta  Mr. X tersebar di beberapa Propinsi dan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Australia.

Berbekal data yang ada maka Pemeriksa mengirim surat Pemeriksaan kepada Mr. X dan pada saat pembahasan terdapat tarik ulur yang kuat, namun dengan mediasi dan komunikasi yang baik dengan menjelaskan Hak dan Kewajiban wajib Pajak, Mr . X mengakui harta-harta dan aset pada hartanya juga penghasilannya yang benar. Dan kekurangan pelaporan SPT akhirnya dilakukan pembayaran dan tentunya disertai sanksi perpajakan.

Pihak Seksi Penagihanpun siap melakukan penyanderaan atas tidak dipenuhinya kewajiban Mr. X. Dengan itikat baik akhirnya pihak Mr. X tidak menduga data-data dapat tersaji dengan rapi dan sebagai wajib pajak Mr. X mengakuinya.

Pihak Parto Bond memberikan konstribusi mengingat totalitas kerjanya yang tidak mengenal waktu 24 jam dengan metode deteksi Wajib Pajak yang total dan bersedia bekerja lintas unit dengan memanfaatkan kolega dan kecanggihan penyadapan dengan baik.

Langkah selanjutnya pihak Kanwil melakukan duplikasi pengetahuan detektif Parto Bond agar pemeriksa dan jajaran AR memliki skil dan tidak mengandalkan data-data yang sudah tersedia dan perlu dilakukan pikiran kritis terhadap kewajaran pembayaran Wajib Pajak.




________________________________________________________________

Eko Bayu Aji
KPP Pratama Mojokerto







Fiksi 1656817980280044732

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Populer 7 Hari Terakhir

Random Posts

@salahuddinDJP

Kunjungan