Loading...

Dukung Reformasi Perpajakan : Inilah 5 Kekuatan Akhlaqul Karimah

A. Pendahuluan       Reformasi perpajakan merupakan perubahan sistem perpajakan yang menyeluruh, termasuk di dalamnya adalah pembenahan ...

A. Pendahuluan
      Reformasi perpajakan merupakan perubahan sistem perpajakan yang menyeluruh, termasuk di dalamnya adalah pembenahan administrasi perpajakan, perbaikan regulasi, dan peningkatan basis perpajakan. Reformasi perpajakan mulai dicanangkan pada tanggal 9 Desember 2016 dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 885/KMK.03/2016 tentang Pembentukan Tim Reformasi Perpajakan untuk menjadikan Direktorat Jenderal Pajak sebagai institusi perpajakan yang kuat, kredibel, dan akuntabel sehingga bermanfaat bagi pegawai pajak, wajib pajak, lembaga terkait, dan masyarakat.

      Proses reformasi perpajakan masih berjalan saat ini dan memerlukan dukungan semua pihak maka untuk mendukung hal tersebut diperlukan komitmen dan konsistensi Direktorat Jenderal Pajak dalam meningkatkan akhlaqul karimah pada diri pegawai dan kebijakan institusinya.  

     Akhlaqul karimah merupakan sifat yang tertanam dalam jiwa (manusia) yang melahirkan tindakan-tindakan tanpa memerlukan pemikiran atau pertimbangan (Imam Al Ghazali) atau tindakan seseorang yang dilakukan tanpa melalui suatu pertimbangan tertentu sebelumnya, yang hal tersebut muncul sebagai suatu kebiasaan.

        Setiap muslim ketika membaca firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memahami bahwa Islam sangat memperhatikan sekali urgensi akhlaqul karimah dalam kehidupannya baik secara horizontal (hablum minan naas) maupun secara vertikal (hablum minallah) sebagaimana telah dicontohkan Rasulullah Muhammad  Shollallahu ‘Alaihi Wasallam. Bahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pujian sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
“Sesungguhnya engkau (Muhammad) mempunyai akhlak (budi pekerti) yang amat tinggi.”  (QS. Al Qalam :4)

          Akhlaqul karimah mempunyai kedudukan yang tinggi dalam Islam karena  hal tersebut menjadi cermin pada diri seorang muslim atas ibadah-ibadah yang dilakukannya. Akhlaq merupakan implementasi dari ibadah-ibadah yang dilakukan seorang muslim dalam kehidupannya sehari-hari dalam berinteraksi dengan siapapun, dimanapun, dimanapun, dan dalam kondisi atau keadaan apapun. Bahkan menjadi tujuan diutusnya Rasulullah Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wasallam kepada umat manusia menyampaikan firman-firman-Nya untuk kebaikan manusia di dunia dan akhirat. Rasulullah Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: 
“Sesungguhnya aku diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak budi pekerti yang mulia.” ( HR. Ahmad) 

      Korelasi positif antara iman dan akhlak seseorang sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wasallam dalam bersabda:
 “Orang mukmin yang sempurna imannya ialah yang terbaik akhlaqnya (budi pekertinya).” (HR.Tirmidzi)

        Maka, reformasi perpajakan yang masih berjalan ini sangat membutuhkan dukungan terutama dengan adanya akhlaqul karimah yang diimplementasikan dalam pemikiran, perkataan, dan perbuatan semua pihak. Suatu keniscayaan, seseorang memiliki akhlaqul karimah maka akan melahirkan suatu kekuatan yang akan membangkitkan pada perubahan yang diharapkan untuk kebaikan institusi, pemangku kepentingan (stakeholders), bangsa dan negara tercinta.


B. Kekuatan Akhlaqul Karimah dalam Reformasi Perpajakan
Seorang penyair Arab bernama Syauqi Bey pernah berkata dalam syairnya:
 “Sesungguhnya kejayaan suatu umat (bangsa) terletak pada akhlaknya selagi mereka berakhlak dan berbudi perangai utama, jika pada mereka telah hilang akhlaknya, maka jatuhlah umat (bangsa) itu.”

Akhlaqul karimah merupakan buah dari baiknya aqidah dan ibadahnya seseorang. Maka dengan akhlaqul karimah akan menjadikan setiap orang yang mengamalkannya akan memiliki keutamaan dan kekuatan untuk mendukung reformasi perpajakan. Berikut ini 5 (lima) kekuatan akhlaqul karimah agar dukungan terhadap reformasi perpajakan sesuai dengan yang diharapkan: 

  1. Akhlaqul karimah dan kesejahteraan
    “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al A’raf: 96)
  2. Akhlaqul karimah dan keberuntungan
    ”Demi jiwa dan penyempurnaan (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS. Asy Syams: 7-10)
  3. Akhlaqul karimah dan cinta Allah Subhanahu Wa Ta’ala
     “Katakanlah (Muhammad), “ Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Ali Imron: 31)
  4. Akhlaqul karimah dan keterikatan hati
    “Dan Dia Allah yang mempersatukan hati-hati mereka (orang-orang beriman). Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati-hati mereka. Sungguh Dia Maha Perkasa Maha Bijaksana.” (QS. Al Anfal: 63).
  5. Akhlaqul karimah dan kebahagiaan dunia akhirat
    “Maka Allah memberi mereka pahala di dunia dan pahala di akhirat. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali Imron: 148)

Kekuatan-kekuatan tersebut terwujud ketika menjadikan para Nabi dan Rasul yang dipilih oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadi teladan dalam akhlaqul karimah. 

C. Lima Akhlaqul Karimah Utama Para Nabi dan Rasul

Para Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah di dunia telah dianugerahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala akhlaqul karimah sehingga pemikiran, perkataan, dan perbuatannya terpelihara dalam kebaikan dan menjadi uswatun hasanah dalam kehidupan manusia.
Dalam hal reformasi perpajakan diperlukan akhlaqul karimah agar setiap orang yang terlibat secara langsung maupun tidak  langsung menjadi orang-orang yang mendapatkan kekuatan  sebagaimana tersebut di atas. Inilah 5 (lima) akhlaqul karimah utama yang dimiliki oleh para nabi dan rasul yang diperlukan dalam mendukung reformasi perpajakan.

  1. Sidiq
    Yaitu senantiasa berbicara dan berbuat dengan benar (integritas).
    “Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah, dan hendaklah kalian bersama orang-orang yang benar.” (QS. At Taubah:119)
    “Dari Ibnu Mas’ud RA. Berkata, Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda, “Wajib atasmu jujur, maka sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan membawa ke surga, dan seseorang terus berlaku jujur dan memeliharanya sehingga dia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzi) Jujur ini meliputi 3 (tiga) hal yaitu: jujur kepada Allah dengan ikhlas dan taat, jujur kepada manusia dengan janji dan dalam bermu’amalah, dan jujur kepada diri sendiri mengusahakan keikhlasan, memperbaharui ketsiqohan.
  2. Amanah
    Yaitu dapat dipercaya atau terpercaya. 
     “Ketika Saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?” Sesungguh aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.” (QS. Asy Syuro : 106-107)

    Amanah meliputi antara lain:
    a. Amanah maali (harta)
    “Tanda-tanda orang munafiq itu tiga, bila dia berkata, berdusta. Bila dia berjanji, tidak menepati. Dan bila dia diberi amanah, berkhianat.” (HR. Bukhari)

    b. Amanah Tahadduts (bicara)
    “Sebesar-besar khianat ketika kamu berbicara pada saudaramu tentang suatu hal, dia membenarkan kamu, sedang kamu berlaku bohong tentang perkataan itu.” (HR. Bukhari)
  3. Tabligh
    Yaitu menyampaikan dengan tidak menyembunyikan sesuatu atas apa yang wajib disampaikan.
    “Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu)berarti engkau tidak menyampaikan amanah-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak member petunjuk kepada orang-orang kafir.” (QS. Al Maidah: 67)

    “Saling nasihat-menasihatilah kamu dalam ilmu karena sesungguhnya khianat seorang kamu dalam ilmunya lebih berat azabnya daripada khianat seseorang pada hartanya, dan sesungguhnya Allah meminta pertanggungjawaban dari kamu.” (HR. Thabrani)
  4. Fathonah
    Yaitu cerdas, mencerdaskan diri, terus meningkatkan kompetensi, tidak bodoh, bekerja dengan keras, cerdas, dan tuntas.
    “Dan itulah keterangan Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan derajat siapa yang Kami kehendaki. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana, Maha Mengetahui.” (QS. Al An'am: 83)

  5. Iltizam
    Yaitu komitmen untuk senantiasa bersabar dan tidak merasa takut dengan ujian dan tantangan serta terhadap godaan atau gangguan yang menyebabkan seseorang tergelincir.
    “Dan sekiranya Kami tidak memperteguh (hati)mu, niscaya engkau hampir saja condong sedikit kepada mereka.” (QS. Al Isro’: 74)“Abi Amrah Sofyan bin Abdillah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam, “Wahai Rasulullah , katakanlah kepadaku tentang Islam, sesuatu perkataan yang tidak akan aku tanyakan lagi kepada seorangpun kecuali kepadamu.” Bersabda Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam,”Katakanlah aku beriman kepada Allah, kemudian istiqomahlah. “ (HR. Muslim)



D. Kesimpulan

Bahwa akhlaqul karimah memiliki kekuatan yang luar biasa. Akhlaqul karimah mampu memberikan hasil (natijah) dalam mendukung proses reformasi perpajakan masih berjalan sehingga semua pihak yang terlibat dalam reformasi perpajakan sudah semestinya menjadikan akhlaqul karimah sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan.

Dengan demikian, cita-cita menjadikan Direktorat Jenderal Pajak menjadi institusi yang kuat, kredibel, dan akuntabel dapat segera terwujud dan akhirnya, Akhlaqul karimah hendaknya dijadikan basis dalam setiap pemikiran, perkataan, perbuatan, dan pengambilan keputusan dalam segala sesuatu karena dengan begitu akan melahirkan kekuatan-kekuatan yang berakhir pada kebahagiaan di dunia dan akhirat. Aamiin.






_________________________________

Teja Hermawan
Kanwil DJP Jakarta Timur






Teja Hermawan 8459425011303415191

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Populer 7 Hari Terakhir

Random Posts

@salahuddinDJP

Kunjungan